ah Novita Anggraini
20 jam yang lalu
Artis nasional Nadia Vega (29) harus menjalani operasi sebanyak tiga kali karena terkena bakteri superbugs. Apa itu bakteri superbugs?

Klikdokter.com, Jakarta Nadia Vega (29), seorang artis yang memiliki bakat dan berprofesi sebagai penyanyi, penari, pencipta lagu sekaligus disjoki ini sempat dikabarkan terserang bakteri superbugs. Meski kejadian ini telah berlangsung beberapa waktu yang lalu, masih banyak orang tidak menyadari potensi ancaman dari bakteri superbugs.

Untuk bisa sembuh dari serangan bakteri superbugs ini, Nadia harus melalui proses yang panjang. Ia menjalani operasi sebanyak tiga kali, lalu beristirahat total di rumah selama tiga bulan. Apa itu bakteri superbugs?

Baca Juga
Penyebab Demam Tifoid
Penyebab Demam Tifoid
Kata superbugs pertama kali dikenal tahun 1970. Waktu itu, LexisNexis, sebuah lembaga penelitian, menggambarkan superbugs sebagai suatu bakteri makanan yang disebabkan oleh kontaminasi kimia atau biologi. Namun seiring waktu, istilah superbugs berkembang untuk menggambarkan adanya multi-resistensi terhadap antibiotik. Multi-resistensi sendiri merupakan sebuah kondisi kebalnya suatu organisme terhadap lebih dari satu jenis pengobatan. Kondisi medis ini terbilang sangat berbahaya.

Istilah superbugs sering digunakan untuk menggambarkan jenis bakteri yang kebal terhadap sebagian besar antibiotik meskipun sebelumnya bakteri tersebut mampu dibunuh atau dihambat perkembangannya. Kebal terhadap suatu antibiotik dapat terjadi secara alami melalui efek mutasi dan rekayasa akibat pemakaian antibiotik yang tidak tepat guna.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan superbugs:

Sering menyalahgunakan antibiotik dengan cara minum antibiotik tidak tepat guna misalnya, mengonsumsi antibiotik untuk mengatasi infeksi virus, penggunaan obat dengan dosis yang tidak sesuai, pemakaian obat yang tidak teratur atau tidak dilanjutkan sampai habis (putus obat).
Bekerja di lingkungan kerja yang tidak higienis.
Tinggal di perumahan yang tidak higienis.
Sering mengonsumsi makanan yang tidak diolah dengan baik dan bersih
Sulit Melakukan Proses Pengobatan

Bakteri superbugs sangat mengkhawatirkan praktisi kesehatan. Seiring dengan meningkatnya mobilitas manusia secara global, perkembangan resistensi bakteri ini menjadi begitu pesat.

Antibiotik sendiri telah digunakan selama 70 tahun terakhir untuk mengobati pasien yang menderita infeksi bakteri dan menular. Perannya terhadap dunia kesehatan sangat penting dalam mengatasi gangguan infeksi bakteri berbahaya.

Bagi seseorang yang menderita resistensi terhadap antibiotik, pengobatan yang dilakukan akan sulit karena harus menggunakan obat antibiotik yang lebih kuat. Efek sampingnya pun lebih banyak.

(BA)

1 of 2
Kurangi Bakteri Superbugs

Anda dapat berperan dalam mengurangi jumlah bakteri superbugs yang berkembang di dunia dengan menghindari dan mengatasi terjadinya resistensi antibiotik melalui cara berikut:

Jangan mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter

Sebagian besar masyarakat dapat dengan mudah mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Bahkan ada yang menggunakan antibiotik untuk mengatasi infeksi virus yang seharusnya tidak memerlukan antibiotik, karena antibiotik hanya digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri.

Menghindari putus obat

Anda perlu menghindari putus obat dengan menghabiskan antibiotik yang sudah diresepkan dari dokter, meskipun gejala penyakit sudah mereda. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari sisa bakteri yang masih hidup dan berkembang biak untuk menimbulkan infeksi bakteri kembali.

Tidak menggunakan resep antibiotik yang ditujukan untuk orang lain

Anda tidak boleh menggunakan resep antibiotik yang ditujukan untuk orang lain. Sebab gejala penyakit yang sama belum tentu membutuhkan obat yang sama dan sesuai dengan kondisi penyakit yang Anda alami.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Anda harus mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan melakukan olahraga teratur tiga kali dalam seminggu.

Rutin mencuci tangan

Rajinlah mencuci tangan agar kuman tidak mudah menempel di tangan dan masuk ke dalam tubuh Anda.
Dengan menerapkan lima langkah di atas, mari bersama-sama menyelamatkan dunia dari ancaman bakteri superbugs! – with Gusti Ngurah and 4J3N6

View on Path

Iklan

Tentang guzrah

Lahir di Yogyakarta pada tanggal 25 Juni Putra dari pasangan Ir. Djelantik (11 Sepetember 1932 s/d 16 Nopember 1979) dan Ketut Nicky Saka BA(24 September 1940 s/d 4 Oktober 1983) pada masa kecilnya Ngurah dibesarkan di Surabaya karena Ayah angkatnya adalah seorang dosen Arsitektur di ITS. sekolah TK di Dharmahusada, SDN Jagiran I (sekarang Pacarkeling VII) dan SMPN 6 Sby, tahun 1984 melanjutkan sekolah dan lulus di SMPN I Dps, SMUN I di Ujung Pandang, kuliah di Universitas Hasanuddin Mks dan Universitas Narotama Sby..
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s