Arsip Penulis: guzrah

Tentang guzrah

Lahir di Yogyakarta pada tanggal 25 Juni Putra dari pasangan Ir. Djelantik (11 Sepetember 1932 s/d 16 Nopember 1979) dan Ketut Nicky Saka BA(24 September 1940 s/d 4 Oktober 1983) pada masa kecilnya Ngurah dibesarkan di Surabaya karena Ayah angkatnya adalah seorang dosen Arsitektur di ITS. sekolah TK di Dharmahusada, SDN Jagiran I (sekarang Pacarkeling VII) dan SMPN 6 Sby, tahun 1984 melanjutkan sekolah dan lulus di SMPN I Dps, SMUN I di Ujung Pandang, kuliah di Universitas Hasanuddin Mks dan Universitas Narotama Sby..

Dasa Yama Bratha adalah sepuluh macam pengendalian diri, Dasa Yama Bratha ini juga merupakan bagian dari ajaran subha karma yang meliputi yaitu : Anresangsya atau Arimbhawa, tidak mementingkan diri sendiri Ksama, suka mengampuni dan tahan uji dalam kehidupan. Satya, setia … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

*SEPULUH SIKAP HIDUP BAHAGIA* *Oleh : Mahatma Gandhi* *1. Lepaskanlah rasa kuatir dan ketakutan* Ketakutan dan kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yang belum tentu terjadi. Kebanyakan hal-hal yang Anda kuatirkan dan takutkan tak pernah terjadi … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

*KAWERUH SAPOLO* Ada 11 Fase Kehidupan Manusia Dalam Falsafah Jawa, yaitu: *1. Maskumambang* Simbol fase ruh/kandungan di mana kita masih “mengapung” atau “kumambang” di alam ruh dan kemudian di dalam kandungan yang gelap. *2. Mijil* Mijil artinya keluar. Ini adalah … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

Tabuh Rah adalah simbolisasi nyupat bhuta kala sebagaimana disebutkan artikel agama hindu tentang siwa siddhanta yang memiliki kekuatan untuk melenyapkan segala kegelapan batin. Dalam Lontar Siwa Tattwa Purana sebagaimana juga dijelaskan pada dokumen Forum Diskusi Jaringan Hindu Nusantara di Facebook, … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

Dalam kesimpulannya disebutkan bahwa “Pengaruh Triguna Terhadap Tingkat Sradha Dalam Pengembangan Budi Pekerti” adalah : Dengan memahami sifat-sifat pada diri manusia yaitu triguna dapat diketahui bentuk, fungsi dan maknanya sehingga untuk melampaui ketiga sifat ini sesungguhnya dapat dilakukan dengan cara … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

Cinta adalah rasa yang muncul oleh siapa saja bahkan tidak mengenal perbedaan apalagi wangsa. Namun, cinta yang berbeda wangsa (tingkatan srata sosial) yang berlanjut pernikahan tidak jarang membuat seseorang harus mematikan atau menanggalkan kewangsaannya terutama perempuan tri wangsa jika menikah … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

Kata tat twam asi berasal dari kata sanskerta, yang terdiri dari kata “Tat”= itu/dia, “Twam”= engkau, dan”Asi”= adalah. Jadi. secara umum kata “Tat Twam Asi” dapat diartikan; Dia adalah engkau/kamu. Sedangkan dalam filsafat Hindu “Tat Twam Asi” dijelaskan sebagai ajaran … Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar